RAJAPOKER88.COM AGEN TEXAS POKER DAN DOMINO ONLINE INDONESIA TERPERCAYA Iklanbarismedan.com » Maling Di Pukul Massa Sampai Mati Karena Jambret HP
/ SenangPoker.com Agen Judi Poker Online Terpercaya Indonesia / Maling Di Pukul Massa Sampai Mati Karena Jambret HP

Maling Di Pukul Massa Sampai Mati Karena Jambret HP

senangpoker on June 28, 2014 - 8:25 am in SenangPoker.com Agen Judi Poker Online Terpercaya Indonesia

iklanbarismedan-maling1

Aksi jambret semakin merajalela, mendekati bulan suci ramadhan manusia bukan bertobat dan berbuat baik, tetapi malahan berbuat jahat dengan menjambret.

Seorang penjambret tewas setelah diseret-seret massa di daerah Jalan Datuk Rubiah, Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan. Sementara 1 pelaku lain sekarat dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Meski tersangka sudah mendapat perawatan medis di RS Ameta Sejahtera, nyawa Dedi Supriyadi (24 tahun) tetap tak tertolong lagi. Warga daerah Kampung Kurnia, Kelurahan Belawan Bahari, Medan  Belawan itu menghembuskan nafas terakhirnya setelah 3 jam dirawat secara intensif oleh pihak rumah sakit.

Data diperoleh dari lapangan, Dedi luka parah setelah dipukul oleh warga-warga di Jalan Datuk Rubiah, Pinggiran Benteng Sungai Deli, Kelurahan Rengas Pulau, Medan Marelan. Dia jadi bulan-bulanan massa setelah tertangkap usai menjambret telepon selular milik Ardy Syahputra (20 tahun) warga Jalan Titi Pahlawan, Pekan Labuhan, Medan Labuhan, Jumat (27 juni) sekira jam 10.30 wib.

Saat beraksi Dedi rupanya tidak sendirian. Dedi bersama temannya, yang bernama Adi Syahputra (26 tahun) yang juga tinggal di daerah Kampung Kurnia. Saat itu Dedi dan Adi berboncengan naik sepeda motor Yamaha Mio warna hitam memepet Ardy yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio BK 3134 ACC membonceng temannya, Safna Fadilla (19 tahun) warga daerah Jalan Titi Pahlawan, Gang Kemuning, Medan Labuhan. ketika itu Ardy dan Safna hendak pergi ke kampusnya.

SenangPoker.com Agen Judi Poker Online Terpercaya Indonesia

Begitu berdampingan, Dedi yang dibonceng langsung merampas hape BlackBerry dari genggaman Safna. “Tadinya kami berdua mau ke kampus, tapi pas lewat di lokasi tiba-tiba kami dipepet dan hape temanku dirampas,” terang Ardy Syahputra. Kaget hapenya dirampas, Safna spontan teriak rampok. Teriakan itu membuat Dedi dan Adi takut. Kesal diteriaki, Adi sebagai joki kembali memepet Ardy lalu menendang sepeda motornya hingga terjungkal ke aspal. “Karena kami teriak rampok,,rampok, mereka kembali datang dan segera menendang sepeda motorku, sampai kami jatuh,” sambung Ardy kepada pihak kepolisan.

Terkapar di badan jalan, Dedi turun dan berusaha merampas sepeda motor Ardy. Ternyata teriakan dari korban rampok itu direspon warga setempat. Dedi dan Adi pun ditangkap lalu dipukuli, dipijak-pijak bahkan diseret di aspal secara brutal. Polisi Polsek Medan Labuhan yang turun ke lokasi mengamankan Adi dan Dedi. Dalam kondisi berlumuran darah dan luka parah, keduanya segera di larikan ke RS Ameta Sejahtera untuk mendapat perawatan rumah sakit.

SenangPoker.com Agen Judi Poker Online Terpercaya Indonesia

SenangPoker.com Agen Judi Poker Online Terpercaya Indonesia

Usaha tim medis menyelamatkan nyawa Dedi tak berhasil. Tiga jam setelah dirawat, ayah satu anak yang luka parah di bagian kepala akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. Sementara temannya, Adi Syahputra sekarat dan dirujuk ke RSUD dr Pirngadi Medan. Di rumah sakit, Nasib (57 tahun) selaku orang tua Dedi Supriyadi menduga jika anaknya nekat merampok karena terlilit hutang. “Saya yakin kalau anak saya diajak untuk merampok, dan anak saya nekat melakukan karena terlilit hutang karena judi bola piala dunia 2014″

Pasalnya dua hari yang lalu dirinya meminta uang kepada saya untuk membayar hutang, karena saya tidak ke laut untuk menangkap ikan jadi saya bilang tidak ada uang, mungkin dari situlah dirinya nekat merampok,” ujar Nasib yang saat itu mengenakan baju biru. Sementara itu, dari tempat terpisah Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Kadek Hery Chayadi saat dikonfirmasi membenarkan 1 dari 2 pelaku perampokan tewas dihakimi massa. “Benar, 1 pelaku tewas di massa, dan yang satunya lagi sekarat dirawat di RS Pirngadi,” kata Pak polisi ini.

Kadek juga mengatakan jika pihak keluarga tidak ada yang keberatan dengan kematian Dedi. “Pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan tidak keberatan dengan kematian pelaku. Atas dasar itu, kita tidak mengotopsi mayatnya. Untuk barang bukti, kita amankan sepeda motor Yamaha Mio warna hitam yang dikendarai kedua pelaku saat beraksi,” terang Iptu Kadek Hery Chayadi.

Masih banyak cara cari uang halal, untuk apa berbuat jahat ?

segeralah bertobat para penjahat di bulan yang suci ini.

0 POST COMMENT

Send Us A Message Here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>